Skip to content

Jika

Maret 2, 2012

Jika engkau tertarik karena ada yang menarik dariku

Abaikan saja

Jika engkau datang karena panggilan dariku

Abaikan saja

Jika engkau menoleh karena sapaanku

Abaikan saja

Jika engkau menyukaiku setelah mengetahui perasaaanku

Abaikan saja

Jika engkau menolong setelah aku memohon

Abaikan saja

Wajar saja, sampai sekarang engkau masih Ghaib bagiku

 

Dominasi Melankolis

Februari 29, 2012

Jatuh bangun perasaan ini melihat realita kehidupan. Kadang sangat ramah, kadang sangat pemarah dan seringkali berubah-ubah. Rencana untuk terus bersemangat tak jarang mengalami down dan hilang harapan.
Sungguh kehendak hati ini aamatlah banyak. Sulit untuk diturutkan. Mengikuti kata hati akan menggiring pada kewalahan sendiri. Misalnya saja dalam memilih pekerjaan:
– Gak mau disuruh-suruh
– Gak mengerjakan hal yang sepele
– Gak mau dimarahin
– Gak mau terlalu diexpose
– Gak mau berhubungan dengan banyak orang
– Gak mau jadi front office
– Gak mau kalau gajinya kecil
– Gak mau kalau menyita banyak waktu
Hmmm, pekerjaan seperti apa pas ya? bahkan aku sendiri tidak tahu.
Jati diri dan kedewasaan itu ternyata amatlah sukar untuk didapat.
Ketika tak ada tujuan, tak ada semangat
Ketika tak ada semangat, enggan bekerja
Ketika engga bvekerja, hilang motivasi
Ketika tak ada motivasi, serasa tak berguna
ketika tak berguna, maunya mati saja
Puisi di atas menggambarkan jiwa melankolis yang sedang tumbuh mendominasi. Jiwa seperti ini mengesalkan karena amat mudah menegatifkan keadaan diri. Jiwa seperti ini baiknya dibuang saja

URGENSI IBADAH KEPADA ALLAH

Februari 29, 2012

Ini adalah judul ceramah yang disampaikan oleh DR. Taufik Hulaymi, MA. Med. Sebuah topik tidak asing bagi telinga kita. Untuk mengetahui urgensi ibadah, maka terlebih dahulu kita jawab 4 pertanyaan:

1. Kenapa ALLAH menyuruh kita beribadah?
2. Apakah Ibadah akhir segalanya atau awal segalanya?
3. Kenapa harus terus beribadah?
4. Bagaimana menjadikan hidup kita semuanya bernilai ibadah?

Nah, coba renungkan terlebih dahulu jawaban di atas, lalu sesuaikan apakah jawaban kamu sama dengan jawaban yang disampaikan ustadz.

1. Kenapa ALLAH menyuruh kita beribadah?

Terlebih dahulu ada paradigma yang mesti kita luruskan. Pertama, Ibadah kita jangan disangka menambah keagungan ALLAH. Kedua, Maksiat kita jangan disangka mengurangi keagungan ALLAH. Pada dasarnya apapun yang dilakukan semua manusia di dunia ini tidak akan menambah atau mengurangi keagungan ALLAH. ALLAH tidak butuh manusia, tetapi kitalah yang selalu membutuhkan ALLAH. Ibadah itu pada dasarnya buat manusia. Ibadah itu bukan untuk mengagungkan ALLAH (seperti perkiraan kita selama ini).
Jawabannya:
Agar manusia tidak lupa ALLAH itu ILLAH (Zat yang disembah) dan ALLAH sebagai RABB (yang Maha Mengatur). Permasalah menjadikan ALLAH sebagai ILLAH adalah hal yang berat bagi manusia, ini disebabkan karena manusia masih saja mengharap kepada selain ALLAH (thaghut). Manusia selalu dalam posisi digoda syetan sehingga mudah lupa kepada ILLAHnya. Contoh kasus, misalnya kaum nabi Musa AS yang baru saja diselamatkan ALLAH dari kejaran tentara Firaun. Dalam sekejap (hitungan hari) mereka lupa kepada ALLAH dan menjadikan patung anak sapi sebagai Tuhan. Kaum nabi musa telah menyaksikan secara langsung kebesarann ALLAH melalui Laut yang terbelah dan Muzizat nabi musa lainnya, namun syetan mampu membuat mereka lupa akan semua itu. Syetan menggoda manusia dari 4 penjuru yaitu depan, belakang, kanan dan kiri. Ada satu sisi yang tidak di datangi setan yaitu sisi atas. Ini artinya, kita harus senantiasa berhubungan dengan YANG DI ATAS agar selamat dari godaan syetan. Kuatnya godaan syetan akan membuat manusia lupa kepada ALLAH sehingga menyimpang dari jalan yang lurus. Jalan lurus adalah jalan yang dipenuhi oleh syetan, sedangkan di jalan yang menyimpang sangat jarang ada syetan. Itulah sebabnya kenapa ada penyembah berhala yang mampu bertapa di depan berhala selama berhari-hari dan ia tetap kuat. Ini dikarenakan si pertapa tidak mendapat godaan syetan. Kita yang sedang sholat (jalan yang lurus) akan senantiasa digoda agar lalai, tidak sadar dengan apa yang dibaca bahkan mengingat kegiatan-kegiatan lain yang tidak ada hubungannya dengan sholat (mengingat ILLAH) itu sendiri.
Manusia senantiasa berada di antara tarikan yang haq dan yang batil. karena itu kita akan selalu pada posisi bersama ALLAH atau bersama syetan. tidak ada yang setengah-setengah. Syetan dengan segenap bala tentaranya akan terus menggoda manusia untuk lupa kepada ALLAH. Salah satu trik syetan adalah mebuat manusia meyakini bahwa yang batil itu seakan-akan menjadi sesuatu yang haq. Manusia adala mahkluk yang lemah, untuk itu kita memerlukan ALLAH yang MAHA kuat untuk selamat dari rongrongan syetan yang cerdik, gigih dan tidak istirahat.  Hati manusia dapat diibaratkan seperti gelas. Apakah ada gelas yang kosong? Tidak ada. Karena kalau tidak diisi oleh air, maka gelas akan diisi udara. Demikian juga dengan hati, kalau hati tidak diisi oleh ALLAH maka hati akan diisi oleh syetan. Karena itu kita memerlukan ibadah sebagai sarana untuk mengisi hati ini dengan ALLAH.

Ada 2 hakikat yang sebaiknya kita renungkan:
a. ALLAH adalah Tuhan Pencipta karena itu DIA berhak untuk disembah (sebagai ILLAH) dan mengatur  ( sebagai RABB) segala yang diciptakannya.
b. Manusia pasti dibangkitkan setelah kematian. Hidup ini tidak pernah berakhir.  ada 2 bentuk kehidupan yaitu Hidup di dunia dan hidup di akhirat. Kematian itu hanyalah fase berpindah tempat dari hidup di dunia (fana)  menuju hidup di akhirat (kekal). Hidup di akhirat adalah sesuatu yang nyata, mirip dengan hidup di dunia

2. Apakah Ibadah akhir segalanya atau awal segalanya?
jawaban:
Ibadah adalah awal kita melangkah
Landasannya Surat Al Hajj 77; “Wahai orang yang beriman! Rukuklah, sujudlah dan sembahlah Tuhanmu dan berbuatlah kebaikan agar kamu beruntung”
dari ayat di atas terlihat jelas perintah untuk beribah, setelah itu baru berbuat amal shaleh. Ada satu kisah menarik dari perang Mut’ah,waktu itu jumlah pasukan Muslim 3000 orang harus berhadapan dengan pasukan Romawi 200.000 orang. 1 orang muslim melawan pada 66 orang. Secara logika, pasukan muslim dapat dikalahkan dalam hitungan detik oleh pasukan Romawi. Pada kenyataannya, pasukan Muslimlah yana menang dalam pertempuran yang tidak berimbang ini. Tips kemenangan pasukan Muslim adalah menyerang tentara Romawi ketika subuh buta sehingga mereka kocar-kacir. Pertempuran ini ternyata diawali oleh sholat yakni sholat tahajud, shubuh, fajar dilanjutkan dengan Jihad (amal sholeh).

3. Kenapa harus terus beribadah?
jawab:
Agar kita istiqamah
Istiqamah adalah perintah ALLAH. Ini terdapat dalam surat Hud ayat 12. Turunnya perintah ini membuat Rasullullah beruban. Menjaga diri untuk terus Istiqamah adalah pekerjaan sangat berat. Godaan syetan akan terus menerpa manusia hingga nyawa terputus dari badan. Sifat manusia yang mudah lupa dan putus asa ini akan memudahkan syetan menggiring manusia pada kemaksiatan. Jika malaikat Israil diutus ketika dalam berbuat dosa maka suul khatimah(akhir yang buruk)lah yang diterima. Akhir yang buruk merupakan pertanda bahwa ALLAH tidak Ridho dengan kehidupan kita selama ini, penyebab utamanya adalah sikap yang tidak istiqamah.
Tanda Mukmin: Selalu khawatir jadi orang munafiq
Tanda Munafiq: Merasa tenang menjadi orang Mukmin
Karena itu seorang mukmin selalu takut dan khawatir kalau ibadahnya tidak diterima, khawatir tidak istiqamah dan khawatir akan kehidupan di akhirat.

4. Bagaimana menjadikan hidup kita semuanya bernilai ibadah?
jawab:
Ibadah = abdun= hamba
Hamba adalah seseorang yang senantiasa sibuk pada perintah majikannya. Siap untuk disuruh ini dan itu oleh majikan
Hamba ALLAH adalah seseorang yang senantiasa sibuk dengan perintah Tuhannya
Hidup menjadi bermakna ibadah jika kita disibukkan oleh kegiatan yang menegakkan Aturan ALLAH. Waktu-waktu kita, semuanya untuk ALLAH. Jika berbisnis, dijalankan dengan ikhlas dan jujur. Jika mencari Ilmu, semata-mata karena ALLAH.
Menegakkan aturan ALLAH dilakukan dengan cara mengikuti perputaran dakwah. Dakwah adalah menyeru pada kebaikan. Apakah sebenarnya dakwah itu? Dakwah itu ada 3 antara lain: Nasehat, Amal Ma’ruf dan Nahi Munkar.
Dakwah itu menyentuh seluruh kehidupan. Dakwah yang kuat adalah yang memiliki daya paksa sehingga efektif dalam menegakkan yang Haq. Dakwah akan memiliki daya paksa jika dijalankan oleh penguasa tertinggi. Itulah sebabnya Muslim yang Kuat dan Berani lebih disukai ALLAH daripada Muslim yang lemah.

 

Resolusi tahun 2012

November 14, 2011

tidak mau melangkah tanpa tujuan lagi. segala sesuatu mesti direncanakan dengan baik. tak ada lagi trials error atau kenekatan. tak ada lagi coba-coba. setiap langkah dan perbuatan seharusnya menggerakkan jiwa raga ini kepada tujuan yang haq yaitu menjadi pribadi yang berdaya guna.

aku sadar segalanya akan ditanyai dan dipertanggungjawabkan dihadapan sang Khaliq. segala potensi yang telah dititipkan, akan ditanya telah digunakan untuk apa saja. Alangkah celaka, jika aku masih membuang-buang waktu dan menyia-nyiakn potensi ini. sebelum meninggalkan dunia ini, kuingin menorehkan sebuah bakti paripurna. itu adalah wujud syukur yang layak dipersembahkan bagi ALLAH. hmmm, berfikir dan terus memikirkan, hal-hal baik apa yang mesti dilakukan hari ini yang sifatnya berupa investasi. sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit. kuingin melakukan hal-hal sederhana namun memberi dampak positif yang besar bagi diri sendiri maupun orang lain. seperti air bah yang terdiri dari tetesan air yang bersatu dan menghantam segala yang menghadangnya. dalam hal ini yang ingin sekali kuhantam adalah kebatilan.

Di umur yang mendekati seperempat abad ini, kuingin merintis dan menapaki setiap detik waktu secara lebih berkualitas. menjadi lebih baik dan terus mengalami progress hingga sampai di puncak tertinggi yang seharusnya aku capai.

Kosong

Oktober 22, 2011

Biarlah aku dengan kekosongan ini
akan kunikmati
kuresapi dan larut dalam kekosongan ini

Tak ada yang menarik
semuanya datar
semuanya sama saja
tak membuatku tertarik

diam
aku memilih diam
tak ingin berbicara
tak ingin mendengar
aku ingin larut dalam kediaman ini

Semoga saja
aku masih normal
aku bisa kembali normal
aku kembali bersemangat

Hampa

Oktober 22, 2011

Semenjak kondisi kesehatan mengalami drop beberapa hari terakhir ini, aku merasakan ada sesuatu yang berbeda dalam diri. Biasanya aku selalu semangat dan antusias terhadap apa yang kukerjakan terutama mengenai hal-hal baru. Aku juga menyusun rencana-rencana apa yang ingin dikerjakan pada hari ini dan esok.
Saat ini, aku merasakan kehampaan yang luar biasa, semuanya tidak menarik dan terasa hambar. Apakah ini karena pengaruh obat yang kuminum? bisa jadi itu penyebabnya.
Selain membuat perasaan semakin hampa, aku juga menjadi sangat malas untuk makan. Berat badan turun drastis menjadi 44 kg. Ini sangat tidak proporsional mengingat tinggiku yang 162 cm. Tak ada cara lain, aku akan tetap bersyukur
Berfikir, biasanya otakku selalu saja berfikir dan menganalisa segala sesuatu. Apa yang dilihat dan dibaca diproses dan disarikan oleh otak. Karena perasaan hampa ini, aku bahkan tidak mau berfikir sama sekali, tidak ingin mengingat apapun, tidak ingin merencanakan apa-apa. Hanya hampa, itulah yang kurasa.
Biasanya, ajakn teman dan tawaran yang datang, selalu kusambut dengan antusias dan semangat. Saat ini aku cenderung menolak tawaran apa saja, dan hanya ingin perasaan hampa ini mencapai titik jenuhnya

Hang out

September 29, 2011

Hang Out atau nama lainnya nongkrong. Hobby yang satu ini memang sangat sering saya lakukan. Padahal tempat yang ditongkrongin itu-itu juga. Saya tidak pernah merasa bosan. Memandang lautan, langit yang biru, matahari terbit, matahari tenggelam, sawah yang menghijau, sungai yang jernih adalah hal yang sangat menyenangkan. Saya sanggup memandang selama berjam-jam, berulang-ulang dan tak akan pernah bosan.
Kebanyakan teman dekat juga memiliki hobby yang sama dengan saya yaitu cuci mata. Jadilah kami hang out bersama. Nongrong di tepi pantai, tepi sungai atau tepi sawah sambil membicarakan hal-hal menarik. Terutama mengenai ide-ide terbaru, kuliah, cowok, cewek.Memang banyak yang dapat dijadikan bahan pembicaraan. Hohoho.
Kemarin, saya tidak nongkrong dengan teman, tapi bersama keluarga. Ada kakak, adik, abang ipar dan saya. Kita berempat pergi hang out sambil nyari makan. Dari sekian banyak makanan yang dicicip, yang paling mengesankan dan bikin trauma adalah telur penyu. Kata penjual telur, mau direbus selama apapun cangkang telur penyu tidak akan pernah mengeras demikian juga isi dalamnya. Sifat yang sangat unik dan berbeda dari telur lain. Rasanya juga cukup aneh, dimana kuning dan putihnya terasa lebih kental. Sakin kentalnya, perlu usaha yang keras untuk menelannya. Bahkan saya sampai menghentak kaki memaksa telur itu melewati kerongkongan. Saya mau pengalaman makan telur penyu kemarin jadi pengalaman pertama dan terakhir saja
Sambil nongkrong, kita sempat untuk menyusuri tepi laut. Melihat-lihat kalau ada yang menarik hati. Pada dasarnya semua menarik, tergantung pandainya kita menset fikiran untuk mengakui kalau semuanya menarik dan luar biasa. Ada cahaya di tepi laut yang sangat menarik perhatianku. Cahaya itu seperti komet dan berwarna putih, ia dipancarkan dari tepi daratan sebagai petunjuk kepada semua pelaut bahwa daratan ada di dekat cahaya tersebut. Sorotan cahaya itu berpindah-pindah dan menembus langit. Tidak seperti lampu biasa yang berkas cahayanya menyebar, kalau yang ini berkas cahayanya merapat membentuk seberkas garis yang sangat indah. Ternyata cahaya itu selalu ada setiap malam. Selama ini saya beberapa kali keluar malam dan hang out di tepi laut bersama teman-teman namun tidak pernah melihat sorot cahaya itu.
Hang out kali ini benar-benar membuat aku masuk angin,mungkin karena di luarnya sampai jam 10 malam dan pakai motor pulak. Setelah dianalisa, saya tidak mau sering-sering begini. Karena sensasi menyenangkannya bisa dikatakan sangat kecil. Padahal untuk wisata kuliner kali ini saya sepenuhnya ditraktir.
Cerita tentang hang out di malam hari, sebenarnya orang tua sangat tidak suka kalau saya sering keluar malam. Alasannya, karena saya anak gadis dan tidak baik dilihat orang lain. Ditambah lagi alasan keamanan. Orangtua juga memaksa saya berjanji agar jam 5 sore sudah tiba di rumah dan tidak boleh pergi kemana mana lagi. Saya merasa sangat tidak nyaman, jika diminta berjanji seperti ini. Karena itu saya katakan kepada orangtua tidak bisa memenuhinya, dan mencoba kompromi agar jam malam saya dimunduri lagi menjadi jam 8 malam. Sampai sekarang belum ada kesepakatan.